Senin, 26 Desember 2011


MATEMATIKA EKONOMI

PENDAHULUAN


PENGETIAN dan SIFAT MATEMATIKA EKONOMI
Matematika Ekonomi

(Mathematical economics)
_ Matematika ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang tidak berbeda dengan keuangan negara atau perdagangan internasional. Matematika ekonomi digunakan untuk pendekatan dalam analisa ekonomi dengan menggunakan simbol-simbol matematis yang dinyatakan dalam suatu permasalahan ekonomi.

_ Matematika ekonomi ini dapat digunakan dalam teori ekonomi makro atau mikro,
keuangan negara, ekonomi perkotaan dan sebagainya.
Matematika Bisnis
_ Matematika bisnis pada dasarnya tidak berbeda dengan matematika ekonomi. Perbedaanya hanyalah terletak pada jenis penerapannya saja.
_ Masalah-masalah ekonomi dan bisnis akan selalu terkait dan kesemuanya dapat dianalisis secara matematis dengan memberikan simbol-simbol yang sesuai.
_ Matematika bisnis lebih menekankan pada penerapan di bidang bisnis dan keuangan yang cakupannya lebih sempit (mikro) dibandingkan matematika ekonomi. Perbedaan antara matematika ekonomi dengan non-matematika ekonomi
_ Matematika ekonomi menggunakan asumsi dan kesimpulan yang dinyatakan dalam simbol-simbol matematis;
_ Persamaan-persamaan matematis yang berkaitan dengan masalah-masalah ekonomi


Matematika adalah alat anlisis
_ Pendekatan matematis bukanlah "malaikat" yang selalu benar dan akurat dalam menganalis suatu permasalahan.
_ Matematika hanyalah sebagai alat untuk menganalisis suatu permasalahan, sehingga penerapan hasil analisis tersebut sangat tergantung pada analisis kualitatif yang dilakukan oleh pengguna.
_ Secara kualitatif suatu hasil analisis matematis dinyatakan tidak realistis. Ini terjadi karena asumsi-asumsi yang mendukungnya tidak terpenuhi.
Matematika adalah alat anlisis (lanjutan…)
_ Harus dibedakan antara kebenaran suatu teori dengan kebenaran hasil analisis. Teori di sini merupakan alat untuk memisahkan beberapa faktor penting dan melihat hubungan di antaranya, sehingga kita dapat mempelajari masalah utama tersebut.
_ Apabila ada pernyataan bahwa suatu teori tidak realistik, maka perlu diteliti apakah analisisnya sudah benar atau belum.
Melukis kurva permintaan
Q
P
0 14
4,67
Q = 14 – 3P
Contoh soal
_ Jika diketahui dua persamaan fungsi linear:
_ 4X + 10Y = 5
_ 2X-4Y= 6.
_ Tentukan nilai variabel bebas dan variabel terikatnya?
Penyelesaian
_ Persamaan I : 4X + 10Y = 5
_ Persamaan II : 2X - 4Y = 6
_ Misalkan kita pilih persamaan II untuk diubah menjadi persamaan fungsi linear secara eksplisit.
2X - 4Y = 6
2X = 6 + 4Y
X = 3 + 2Y
_ Kemudian kita masukkan kedalam persamaan I sebagai berikut:
4X + 10Y = 5
4 (3+2Y) + 10Y = 5
12 + 8Y + 10Y = 5
12 +18Y = 5
18Y = 5 -12
18Y = -7 maka didapat nilai Y = -7/18 (variabel terikat)
Penyelesaian (lanjutan…)
_ Setelah diketahui nilai Y = -7/18, dimasukkan kepersamaan I atau persamaan II.
_ Misalkan dipilih persamaan II yang telah diubah secara eksplisit sebagai berikut:
X = 3 + 2Y
X = 3 + 2 (-7/18)
X = 3 - 0,77
X = 2,23 (variabel terikat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar